<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234</id><updated>2011-11-23T11:03:22.981-08:00</updated><category term='lilissuryani'/><category term='bantargebang'/><category term='malang'/><category term='europetour'/><category term='numusic'/><category term='filastine'/><category term='surabaya'/><category term='arema'/><category term='nova'/><category term='norway'/><category term='lapindo'/><category term='aremania'/><category term='hiphop'/><category term='semanggi'/><category term='jawatimur'/><category term='stavanger'/><category term='indonesia'/><category term='novaruth'/><category term='bingslamet'/><category term='gendjergendjer'/><category term='aparapper'/><title type='text'>Nova Ruth</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-8775848744648818202</id><published>2011-02-23T03:41:00.000-08:00</published><updated>2011-02-23T04:11:46.870-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aremania'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='aparapper'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hiphop'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='arema'/><title type='text'>Sentuh Fanatisme (Perluncuran Album APA Rapper of Aremania)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-hRRaklR9xTs/TWT1hpzaC3I/AAAAAAAAAFs/3H1Ht8pFaKg/s1600/12.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-hRRaklR9xTs/TWT1hpzaC3I/AAAAAAAAAFs/3H1Ht8pFaKg/s320/12.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576852197097474930" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;style type="text/css"&gt; p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 16.0px Georgia} &lt;/style&gt;   &lt;p class="p1"&gt;"Kami Arema, Salam Satu Jiwa". Sadar atau tidak, yang dipanggil oleh Abud-PQ-Agung adalah JIWA. Sebutkan satu persatu slogan suporter klub sepak bola di Indonesia, mungkin hanya AREMANIA saja yang tidak ragu-ragu memanggil salah satu elemen manusia yang tidak akan mati meski raga sudah hancur di makan cacing dalam tanah. Saya tidak akan bicara hal yang mistis karena ini sangat logika. Bagian chorus dari Salam Satu Jiwa yang di rilis oleh APA Rapper bagi saya tidak beda jauh dengan nada pentatonik monoton yang digunakan untuk membuat penari jaranan kesurupan.&lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;Tidak lama setelah APA memperkenalkan lagu ini pada suporter AREMANIA, Jules, pemuda yang kalian lihat selalu berdiri di podium dan memimpin ribuan suporter untuk menyanyikan lagu yang sama di pertandingan-pertandingan sepak bola apapun melawan AREMA, mulai tergerak untuk mengambil chorus dari lagu ini dan menyanyikannya saat pertandingan. Ketika saya melihat video ini http://www.youtube.com/watch?v=kHHspr9EJfk spontan saya langsung merinding. Dalam hati saya berkata, "ini teman-teman saya yang membuatnya", sambil berbangga-bangga (tentu mata saya juga berkaca-kaca). Dan sebelumnya, Aremania tidak pernah melirik musik hiphop sekalipun. Katakan saja, APA Rapper membuat satu hip hop gol ke dalam gawang Aremania.&lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" width="480" height="390" src="http://www.youtube.com/embed/kHHspr9EJfk" frameborder="0" allowfullscreen=""&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 16.0px 0.0px; font: 16.0px Georgia} &lt;/style&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;Adalah surga ketika mendengarkan beberapa baris dari lagu yang kita buat dinyanyikan oleh ribuan orang. Saya yakin 99% musisi setuju dengan ini. APA Rapper yang hanya tinggal PQ yang masih aktif di Malang meneruskan dukungannya kepada AREMA. PQ yang dibantu dengan Wiena dan masih didukung oleh Bellal menulis banyak lagu untuk AREMA dan menjadikannya sebuah album.&lt;/p&gt; &lt;p class="p1"&gt;Timbul pertanyaan tentang bagaimana APA Rapper bisa mendapat perhatian dari Aremania dan secara otomatis itu adalah 70% dari penduduk kota Malang karena mereka mengaku sebagai Aremania. Jawabannya adalah fanatisme. Sentuhlah fanatisme jika ingin laku. Ini kenyataannya saat peluncuran album APA Rapper yang dirilis oleh Nyos Record dan disponsori oleh MVMNT di MyPlace tanggal 21 Februari 2011 kemarin, saat APA Rapper naik ke panggung, yang ada di depan panggung 99% adalah suporter Aremania (lengkap dengan dirijennya yang terkenal itu, Jules), satu persennya saya :). Teman-teman hiphop yang datang dan akan mengisi acara duduk-duduk saja. Tapi bisa jadi mereka simpan tenaga. Dan ketika MH2C (Malang Hip Hop Community) naik ke panggung, suporter Aremania gantian duduk-duduk saja. Meskipun alibi simpan tenaga dan kehabisan tenaga bisa dipakai dalam konteks ini, tapi ini juga bisa jadi sebuah peta fanatisme. Mana yang fanatik Arema dan mana yang fanatik Hip Hop. Dan saya 90% yakin bahwa APA Rapper tidak fanatis keduanya.&lt;/p&gt; &lt;p class="p1"&gt;Berikut adalah lagu-lagu yang dibawakan malam itu: 1. Save Arema ; 2. Ayo ; 3. Hai Aremania ; 4. Kecilku (bersama Yasmin - aremanita kecil) ; 5. Salam Satu Jiwa ; 6. Hati Jiwa Raga ; 7. Koen Jare Sopo ; 8. Menang Maneh&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;&lt;style type="text/css"&gt; p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 16.0px 0.0px; font: 16.0px Georgia} &lt;/style&gt;   &lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;Selain MH2C, acara ini dengan sangat mengejutkan juga dihadiri oleh Indo Beat Box, Jakarta.&lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt; &lt;style type="text/css"&gt; p.p1 {margin: 0.0px 0.0px 16.0px 0.0px; font: 16.0px Georgia} &lt;/style&gt;&lt;img src="http://a1.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash1/180925_131469243589633_100001796745114_182375_4051930_n.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 680px; height: 476px;" border="0" alt="" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p1"&gt;Terlepas dari fanatisme, APA Rapper saya pikir cukup fenomenal bagi Hip Hop Malang. Mereka tidak ragu-ragu menyodorkan sebuah lokalitas saat semuanya berlomba di dunia global. Sekarang coba tanyakan pada diri sendiri fanatisme apa yang kalian simpan dalam hati. Sebetulnya kalau diperhatikan, tidak ada fanatisme yang berakhir baik. Jika tidak berhati-hati, fanatisme akan daerah akan menjadi chauvinisme akut, fanatisme terhadap sebuah aliran musik akan bertransformasi menjadi fasisme terhadap aliran musik lain.&lt;/p&gt; &lt;p class="p1"&gt;Beberapa foto dari peluncuran album APA Rapper of Aremania:&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div&gt;&lt;img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/180732_131484450254779_100001796745114_182485_5157701_n.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 600px;" border="0" alt="" /&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;img src="http://a7.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/183160_131483866921504_100001796745114_182472_7900549_n.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 600px;" border="0" alt="" /&gt;&lt;img src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/183340_131483806921510_100001796745114_182470_577554_n.jpg" style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 680px; height: 476px;" border="0" alt="" /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="p2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-8775848744648818202?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/8775848744648818202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2011/02/sentuh-fanatisme-perluncuran-album-apa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8775848744648818202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8775848744648818202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2011/02/sentuh-fanatisme-perluncuran-album-apa.html' title='Sentuh Fanatisme (Perluncuran Album APA Rapper of Aremania)'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-hRRaklR9xTs/TWT1hpzaC3I/AAAAAAAAAFs/3H1Ht8pFaKg/s72-c/12.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-1841919861176640008</id><published>2011-02-03T19:42:00.000-08:00</published><updated>2011-02-03T19:51:12.271-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filastine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lapindo'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='novaruth'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='semanggi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hiphop'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bantargebang'/><title type='text'>Catatan perjalanan Lapindo-Merapi-Jakarta</title><content type='html'>Setelah setahun lebih absen dari kegiatan Filastine, kami memutuskan untuk melakukan reuni, menyempurnakan dua lagu yang telah kami tabung dan memproses dua video klip sekaligus. Tema besar kunjungan kali ini adalah mengumpulkan sebanyak footage tentang konflik antara alam dan manusia. Kami mengunjungi Lapindo, lereng Merapi dan Jakarta dengan segala kekacauannya. Banyak sekali kesulitan yang kami hadapi dalam pembuatan video. Setelah dipikir-pikir, kita memang menghampiri area-area sulit dengan birokrasi dan politik yang cukup berbelit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Lapindo penuh kemirisan. Proses membuat video membutuhkan penyamaran sebagai pasangan yang mau menikah dan ingin membuat pre-wedding yang berbeda. Daripada mengisi kantong-kantong penguasa birokrasi, kami memilih untuk menggunakan jasa ojek yang dijalankan oleh penduduk setempat. Penggantian profilnya sebagai lahan wisata serasa kurang komplit tanpa pengetahuan tentang awal kejadian kekacauan ini. Sedih mendalam atau emosi yang meluap tidak cukup untuk menutup lubang yang menembus inti bumi itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Lereng Merapi penuh ketakutan. Traumatis warga setempat membuat ruang gerak kami terbatas. Kami tidak bisa berbuat banyak karena kami adalah orang asing bagi mereka. Yang terutama bukanlah traumatis akan bencana, melainkan traumatis akan banyak kepentingan di dalamnya. Terlalu banyak kejadian "cari nama" di sekitar daerah bencana membuat kami harus duduk dan berbincang lama dengan sesepuh setempat dan meminta ijin untuk melakukan kegiatan di sekitar wilayah bencana lahar dingin. Bau mayat babi hutan di sungai yang kapan saja bisa meluap membuat saya khawatir dan mempercepat proses.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Bantargebang di Bekasi Timur menjadikan kami lebih berhati-hati dalam membuang sampah. Sungguh pemandangan paling luar biasa sepanjang perjalanan kami di tanah Jawa. Ini mungkin adalah tempat paling tidak higienis yang mencoba menghigieniskan Jakarta. Pernahkan kalian pipis di botol air mineral karena macet? Pikir-pikir lagi kalau melakukan hal itu. Ada ratusan orang yang pekerjaannya mengambil sampah-sampah plastik kalian di Bantargebang. Dan bisa saja salah satu botol itu berisi pipis kalian. Coba gunakan analogi ini kepada apapun yang akan kamu buang. Pikir dalam-dalam sebelum menyampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Semanggi, Jakarta terkenal dengan kemacetannya dari jam empat sampai tujuh. Kami memilih salah satu persimpangan dan melakukan protes di sana dengan boombox lawas dan megaphone rusak. Tentu orang akan berpikir kami gila. Karena saya memakai gaun putih indah dan tidak memakai alas kaki. Sedangkan Grey bersimpuh dengan boombox di atas kepala dengan muka tertutup kain dan mengenakan pakaian yang sangat rapi. Sopir taksi yang kemudian mengantar kami pulang mengaku sempat melihat penampilan kami ketika mengantar penumpang. Yang jelas kami merasa telah memberi cerita yang cukup berkesan kepada penggemar kemacetan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut salah satu scene di Bantargebang yang bisa kami bagi sebelum video akhirnya akan kami luncurkan tahun ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/filastine/5391963397/" title="IMG_0834 by Filastine, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm6.static.flickr.com/5220/5391963397_fc6a486141.jpg" width="500" height="333" alt="IMG_0834" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.flickr.com/photos/filastine/sets/72157625790497501/show/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bisa diintip juga eksperimen recording outdoor kami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;iframe title="YouTube video player" width="640" height="390" src="http://www.youtube.com/embed/Cpj8HoMZPY0" frameborder="0"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-1841919861176640008?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/1841919861176640008/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2011/02/catatan-perjalanan-lapindo-merapi.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/1841919861176640008'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/1841919861176640008'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2011/02/catatan-perjalanan-lapindo-merapi.html' title='Catatan perjalanan Lapindo-Merapi-Jakarta'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm6.static.flickr.com/5220/5391963397_fc6a486141_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-759283000515817750</id><published>2010-12-14T23:26:00.000-08:00</published><updated>2010-12-15T04:18:21.834-08:00</updated><title type='text'>We are the people with words.. - Hip Hop Lyric Critique #1, Malang</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span"   style="  ;font-family:Helvetica;font-size:12px;"&gt;&lt;i&gt;&lt;div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-style: normal;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;9 Desember 2010:&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;"maaf, Nova. HP ditaruh di tas. ini baru sampai di terminal Arjosari", itu sms dari Madiva anggota dari X-Calibour. "ok, aku jemput aja ya. ini aku baru mau berangkat".&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Hujan sudah berhenti. Jalanan basah, matahari meninggalkan langit kota Malang dan lampu-lampu jalan bercermin di genangan air. Malang cukup indah menyambut semangat Madiva. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Di Soecorn sudah ada Wyna dan seperangkat soundsystem. Kursi-kursi sudah di tata di lantai paling atas, balcony yang menghadap ke Jalan Soekarno-Hatta dan pembangunan gila-gilaan di lapangan yang dulu cukup bersejarah bagi komunitas hip hop Malang dulunya. Kami suka nongkrong dan ngopi di warung Pak Ri yang punya tempe goreng paling enak se-Malang Raya menurut kami. Kami memandang jauh, tersenyum sedih karena masa itu sudah berganti. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Kabar buruknya, dua teman kami dari scene musik lain tidak jadi datang. Maka kami tidak memiliki lawan perspektif yang kami butuhkan. Tapi, tidak jadi masalah. Saya pribadi ingin melihat bagaimana kekuatan komunitas di kota Malang sekarang karena saya sudah absen kurang lebih tiga tahunan. Saya cukup terkejut melihat muka-muka lama dari delapan tahunan lalu. Diantaranya ada Da Dogers dan teman-teman Street Hip Hop, datang dengan style baju second hand seperti jaman awal kami bertemu. Wajah saya tidak bisa berhenti tersenyum. Mereka masih di sini :)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebetulnya ide mengadakannya forum ini adalah ketika saya menyaksikan teman rapper dari Solo yang membawakan lagu tentang "silit" atau lubang dubur. Maaf jika ini terdengar menjijikkan. Tapi saya kurang nyaman mendengar lagu ini dibawakan di tengah mall dengan penonton yang umurnya tidak bisa dibatasi. Dan cara pikir yang menyaksikan pun tidak bisa dibatasi. Bukan berarti saya tidak suka. Tapi saya lebih setuju apabila lagu tersebut dibawakan di depan gedung DPR untuk menyampaikan betapa "silit"-nya pemerintahan kita masa kini yang datang ke gedung tersebut hanya untuk pindah tidur.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Intinya adalah di mana tanggung jawab kita sebagai pelaku musik hip hop membawakan lirik kita. Sejauh mana kita menentukan "target audience". Sebisa apa kita menyamakan persepsi publik dengan apa yang kita tulis dan persembahkan ke publik. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Situasi semakin menghangat ketika salah satu teman kami, Doni Ukik, yang dulu berawal dari scene grunge dan akhirnya menemukan bahwa kita perlu menentukan identitas kita sendiri lalu menciptakan sebuah aliran musik yang dinamai ASIA-ANTIPOP, mulai angkat bicara tentang scene Hip Hop secara general. Saya sendiri mengakui bahwa pertanyaan tentang akar Hip Hop, muncul ketika Doni Ukik dan Donny Hendrawan (para anggota band Fresh Water Fish) datang&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;menemui saya dan Indry lalu bertanya, sebenarnya di mana "inti"nya? Benar akhirnya TwinSista menemukan bahwa Hip Hop adalah alat kami untuk menyalurkan pendapat. Dan akan seperti itu seterusnya, tanpa menutup diri pada aliran musik yang lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Diskusi tentang pentingnya lirik pun berkembang menjadi di mana INTI dari Hip Hop sebenarnya. Apakah ini sebuah pergerakan? Apakah ini sebuah budaya urban? Apakah ini adalah salah satu cara untuk mencari penghasilan? Apakah ini adalah sebuah bentuk pencarian eksistensi?&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Sebenarnya itu mudah saja. Tidak berarti semua pertanyaan ini datang untuk menciptakan kebingungan. Tapi untuk menciptakan keberanian untuk mengambil salah satu pertanyaan tersebut dan menjawabnya serta menjadikannya prioritas. Apabila hiphop adalah 'underground', maka hip hop berperan sebagai sebuah perlawanan budaya mainstream dan berani menjadi minoritas. Berani mendekonstruksi sebuah pemahaman dan mendalami media yang sebenarnya, yang non-mainstream. &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Madiva juga sempat membahas tentang ke-AKU-an dalam hiphop, yang sebetulnya intinya adalah sama dengan yang dikatakan Doni Ukik. Bagaimana kita sebagai pelaku hiphop menjadi percaya diri dalam menjalaninya. Tidak ragu-ragu dalam menciptakan budaya dan bukan hanya menjiplak budaya yang datang dari negara lain saja.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Meskipun pembahasan lirik ini menjadi lebih dalam dan filosofikal, namun kita dapat menarik kesimpulan. Yang terpenting dalam aliran musik atau scene apapun adalah FUNGSI nya. Entah itu fungsi musik yang kita bawakan atau fungsi dari kita masing-masing sebagai pelaku hip hop. Kita harus menyadari bahwa selamanya "mainstream" adalah dampak yang muncul setelah sebuah idealisme berkembang. Toleransi antara kita harus tetap berjalan dan selalu ingat bahwa selamanya toleransi dan fanatisme adalah berbeda.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica; min-height: 14.0px"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:'lucida grande';"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;Terima kasih untuk Wyna, Madiva, Doni Ukik dan semua teman yang mendukung jalannya acara ini. Saya yakin ini kita akan bertemu di diskusi-diskusi yang lainnya. IF we are rappers, we dare to sit down and talk, right? We are the people with words..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TQhwhvc0bbI/AAAAAAAAAFU/a_oHD4kZubA/s400/lirikritik04.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550810265709473202" /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TQhwhKT87wI/AAAAAAAAAFM/u0J-YLPsvxM/s400/lirikritik03.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550810255740169986" /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TQhwg2YpKdI/AAAAAAAAAFE/Xgq3LV1QH-w/s400/lirikritik02.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550810250391136722" /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 300px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TQhwgq7-hOI/AAAAAAAAAE8/yjJi5ek2gCE/s400/lirikritik01.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5550810247318111458" /&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"  style="font-family:Georgia;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin: 0.0px 0.0px 0.0px 0.0px; font: 12.0px Helvetica"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-759283000515817750?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/759283000515817750/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/12/we-are-people-with-words-hip-hop-lyric.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/759283000515817750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/759283000515817750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/12/we-are-people-with-words-hip-hop-lyric.html' title='We are the people with words.. - Hip Hop Lyric Critique #1, Malang'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TQhwhvc0bbI/AAAAAAAAAFU/a_oHD4kZubA/s72-c/lirikritik04.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-1937910181418949689</id><published>2010-11-07T18:53:00.000-08:00</published><updated>2010-11-07T20:00:27.248-08:00</updated><title type='text'>Teman, kata-katamu adalah SIHIR</title><content type='html'>Sudah satu jam saya duduk dan membuka halaman 'new post' pada blog saya. Tapi sungguh sangat sulit untuk menulis sesuatu dan tidak dianggap menggurui. Jadi saya minta, siapapun yang membaca ini, lupakan sekolah dan kepala sekolahmu yang menandatangani peraturan-peraturan tidak bermutu. Yang melarangmu menghiasi kelasmu dengan mural dan merubahnya menjadi tembok putih membosankan. Juga lupakan gurumu yang mengira dia adalah orang yang tahu mana yang benar padahal yang dia bacakan adalah kurikulum yang harus diberikan pada mu oleh pemerintahan yang bebasis militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah Nova Ruth. Teman sepermainanmu yang juga berpura-pura mengangguk saat guru kita mengatakan sesuatu. Karena kejujuran dan pendapat dalam kelas kita tidak pernah dihargai. Suara lantangmu hanya akan membuatmu dikeluarkan dari sekolah dan kau akan tersisihkan dari masyarakat karena kau tidak lulus. Saya adalah temanmu yang tetap menyanyi saat ujian matematika. Dan ketika guru kita menegurku, aku hanya akan mengubah nyanyianku menjadi gumaman lirih yang tetap kamu nikmati. Karena kamu tahu, nilai matematikaku tidak pernah mengecewakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata adalah sederhana ketika tercipta. Baru terasa kekuatannya saat kata mulai masuk ke telinga atau terekam oleh mata. Satu kata dapat mengubah dunia. Baik atau buruk, itu tergantung pada siapa yang mengatakannya. Dua hari lalu seorang teman mempersalahkan komunisme atas industri yang merajalela dan menulisnya di statusnya. Membuat saya mencekokinya dengan wikipedia. Saya memprotes kata-katanya. Karena saya tahu, dia adalah orang yang cukup penting di hip hop scene dan kata-katanya akan didengar oleh banyak orang. Sejenak saya pun paham akan kekhawatiran Madiva Man akan hip hop masa kini. Memang benar ini menghawatirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hip hop telah menjadi musik yang sangat fleksibel bagi saya. Mungkin adalah pelajaran non-militer yang paling menyenangkan yang pernah saya pelajari di hidup saya. Musik ini telah berhasil membuat siapapun produsernya menggabungkan aliran musik apapun, dangdut, rock, jazz, blues, soul, apapun, dan tetap membuat penikmatnya paling tidak menganggukkan kepala saat menikmatinya. Hip hop juga sangat berperan bagi musik yang terlupakan. Budayanya yang memotong sebagian musik lawas, membuat kita tidak pernah lupa akan musik indah. Para emcee-nya pun adalah orang yang pandai berkata-kata. Dengan mengatakan kata perkata mengikuti irama, tentu saja orang yang mendengarkan akan dapat mengingatnya lebih mudah. Tidak perduli berapa bar, bagi saya, musik hip hop dan rap adalah kombinasi yang indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sayang beberapa pelakunya kurang bisa mengetahui perannya di dunia. Sebagian lupa bahwa kata adalah senjata. Sebagian lupa bahwa kata harus ditata dengan pikir, dikatakan dengan hati dan tetap dipertanggung jawabkan. Kata yang salah cuma akan membangkitkan kemarahan sang Kala. Ya, Bethara Kala. Penguasa waktu yang tidak semua orang menyadari bahwa dia terus memakan kita yang manja. Kata yang salah akan menyesatkan, membuat lima orang yang mendengarkannya akan menyampaikan kepada dua puluh lima orang yang lainnya dan begitu seterusnya. Lalu kemudian waktu berbicara. Kata yang salah akan mulai menghancurkan seiring dengan berjalannya waktu. Dan di situlah titik penyesalan bagi siapapun yang telah mengatakan sesuatu yang salah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama saya Nova Ruth, saya telah berada di kelas yang sama dengan kalian selama sepuluh tahun. Saya khawatir senjata kita bukan hanya mic, tapi juga keypad kecil berinternet atau keyboard dengan layar 14 inchi di depan kita. Sebagian kita telah menganggap kita bisa bicara dengan Tuhan melalui update status, menjadi nabi dalam Twitter dan memiliki berhala bernama BlackBerry. Jika kau teman sebangkuku, saya mungkin akan mencubitmu sedikit dengan kasih sayang dan berkata, "teman, kata-katamu adalah sihir. Cobalah lebih bertanggung jawab dengannya". Saya berharap kamu akan mengatakannya pada teman di belakangmu dan begitu seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada baiknya kita mendengar salah satu murid terbaik hip hop yang tidak pernah disayang gurunya karena dia terlalu banyak mengatakan 'fuck' di setiap liriknya. But what he said is truly magical.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.youtube.com/watch?v=FEmQSqChD7k"&gt;Immortal Technique - The Message and the money&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object height="385" width="480"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/FEmQSqChD7k?fs=1&amp;amp;hl=en_US"&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/FEmQSqChD7k?fs=1&amp;amp;hl=en_US" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" height="385" width="480"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-1937910181418949689?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/1937910181418949689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/11/teman-kata-katamu-adalah-sihir.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/1937910181418949689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/1937910181418949689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/11/teman-kata-katamu-adalah-sihir.html' title='Teman, kata-katamu adalah SIHIR'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-790543257852495580</id><published>2010-09-25T04:08:00.001-07:00</published><updated>2010-09-25T04:28:04.005-07:00</updated><title type='text'>Ketika rapper dikumpulkan di ILMU festival 2010</title><content type='html'>Banyak ocehan! Itu yang terjadi. Tapi tidak ada satu pun yang mengarah ke vandalisme atau menimbulkan pertikaian. Respect, ya :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TJ3Yt49WxVI/AAAAAAAAAEs/dhTRrMjxe8A/s1600/CIMG0286.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TJ3Yt49WxVI/AAAAAAAAAEs/dhTRrMjxe8A/s400/CIMG0286.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520807001121539410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Butuh waktu agak lama untuk memikirkan apa yang harus saya tulis dengan tulus tentang ILMU festival tahun 2010. Saya pikir tidak begitu penting menuliskan standar reportase 'kebaikan' dalam &lt;a href="http://ilmufestival.com"&gt;ILMU festival.&lt;/a&gt; Karena memang hampir tidak ada yang buruk di sini. Kalaupun ada, hal buruk tersebut sangat mudah dilupakan keberadaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangkan berada di antara puluhan musisi Indonesia dan Australia yang keseluruhan berpikiran positif dan seratus persen sadar bahwa sebaiknya kami, para musisi, tinggal di planet yang berbeda. Karena bahasa kita sama. Dan politik negara adalah hal yang selalu menggelitik di telinga kami. Politik hanya topik yang kebetulan sangat enak digosipkan karena terlalu banyak keburukan di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari pertama saya dihadapkan dengan dedengkot &lt;a href="http://www.elefanttraks.com/"&gt;Elefant Traks&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://yesnowave.com/"&gt;Yes No Wave&lt;/a&gt;. &lt;a href="http://www.elefanttraks.com/urthboy.php"&gt;Urthboy&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://woktherock.mes56.com/"&gt;Wok The Rock.&lt;/a&gt; Mereka musisi dan di satu sisi juga aktifis musik. Kedua label independen mereka secara sukses mendistribusikan musik. Orang banyak bertanya bagaimana ini menjadi 'bisnis'. Ketika menyebut kata tersebut, mata kitapun menghijau ($$$). Dalam workshop Independent Music Business, ditemukan kenyataan bahwa musisi-musisi independen Indonesia yang tergolong "sukses" dan menyentuh benua lain, kebanyakan memiliki pekerjaan sendiri-sendiri selain musik. Meski keadaan kebanyakan berbalik di Australia, namun Urthboy berkata, kejadian seperti itu juga ada di negara lainnya. Dan memang, sebagai manusia, kita harus memiliki paling tidak satu mata pencaharian agar yang lainnya berjalan secara seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TJ3ZPyJZlvI/AAAAAAAAAE0/wDNQbuSwl24/s1600/CIMG0204.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TJ3ZPyJZlvI/AAAAAAAAAE0/wDNQbuSwl24/s400/CIMG0204.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5520807583408559858" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Yak! Bisnis tidak sepenuhnya uang. Saya pikir saya belum mencapai tahap berbisnis. Namun sebetulnya bertukar kepentingan dalam musik atau 'kolaborasi' juga bentuk bisnis. Pasti ada tendensi di belakangnya. Entah mengumpulkan portfolio saja atau bahkan bentuk sebuah kekaguman terhadap musisi yang kita ajak bekerjasama. Cukup bicara bisnis. Yang jelas kedua negara mengakui bahwa menjadi "sukses" membutuhkan konsistensi. (nr)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-790543257852495580?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/790543257852495580/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/09/ketika-rapper-dikumpulkan-di-ilmu.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/790543257852495580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/790543257852495580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/09/ketika-rapper-dikumpulkan-di-ilmu.html' title='Ketika rapper dikumpulkan di ILMU festival 2010'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TJ3Yt49WxVI/AAAAAAAAAEs/dhTRrMjxe8A/s72-c/CIMG0286.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-3568111024737523959</id><published>2010-08-03T23:13:00.000-07:00</published><updated>2010-08-04T04:05:43.678-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='lilissuryani'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='gendjergendjer'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bingslamet'/><title type='text'>Yang Tak Ingin Dilupakan - Gendjer-Gendjer sayup memanggil</title><content type='html'>Sekitar Oktober 2008, Anita Barraud, seorang reporter dari ABC Australia, mendatangi saya dan mewawancara tentang isu komunisme paska orde baru. Saya dinilai sebagai rapper perempuan muda yang bebas mengekspresikan diri dan layak mewakili kaum muda berekspresi bebas lainnya. Hal itu saya dengar setelah kumpulan wawancara itu di siarkan lewat ABC dan BBC pada bulan Februari 2009. Dengan sangat lugunya, saya menceritakan tentang keluarga Kakung saya yang tentara dan Uti (nenek) yang dulunya bangga mendongeng tentang Kakung yang gagah berani memberantas PKI saat umur saya kira-kira 6 tahunan. Jaman itu sampai tahun '98, saya membenci film yang diputar tiap tanggal 30 September. Takutnya setengah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurang mengerti akan mengapa isu ini banyak diperdebatkan, namun di titik tersebut, saat saya mulai mengenal 'dunia' saya sendiri di tahun 2008, di situ saya tahu bahwa ada sejarah yang ditutupi. Disebutkan sekitar &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Communist_Party_of_Indonesia"&gt;200.000-500.000&lt;/a&gt; terbunuh karena tuduhan 'komunis'. Saya tidak menemukan angka pada laman bahasa Indonesia di wikipedia. Barusan saya menerima informasi, bahwa Kakung melindungi para PKI yang ada dalam kampung. Mengatakan pada atasannya, bahwa mereka ada di bawah lindungannya. Saya juga mendengar bahwa Uti terpaksa harus dipersenjatai karena keluarga terancam menerima pembalasan dari PKI. Namun saya juga baru tahu, bahwa kenyataannya kami masih utuh dan sehat, Kakung dan Uti sungguh mencoba melakukan yang terbaik bagi keluarganya dan masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isu ini masih terus terngiang di telinga hati saya. Sampai akhirnya suatu hari saya memutuskan untuk menyanyikan lagu Gendjer-Gendjer yang pernah dinyanyikan oleh Bing Slamet dan Lilis Suryani, dan diplesetkan oleh entah. Diganti semena-mena dengan mengganti Gendjer-Gendjer menjadi 'Jendral-jendral'. Tujuan saya sebetulnya sederhana. Lagu ini buat saya sangat indah dan saya penggemar sayur genjer. Mendengar kenyataan bahwa lagu ini dilarang untuk dinyanyikan sebetulnya menyakitkan hati saya. Saya suka kultur pertanian di Indonesia dan betapa itu menjadikan kita Nusantara yang seharusnya tak perlu menggali saja sebenarnya sudah kaya (kata Pak Karno). Saya ingin lagu ini terus dikumandangkan sebagai simbol kesederhanaan yang kita miliki sebagai bangsa, memakan tumbuhan liar sebagai pelengkap nasi dan jauh dari fitnah komunisme. Sungguh tidak ada yang salah pada lagu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/__cfySUj2yhk/Sc2YyaAtleI/AAAAAAAAAHQ/R-UpEntjwLw/s320/Lilis+Surjani+Diiringi+Zaenal+Combo.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 384px; height: 384px;" src="http://2.bp.blogspot.com/__cfySUj2yhk/Sc2YyaAtleI/AAAAAAAAAHQ/R-UpEntjwLw/s320/Lilis+Surjani+Diiringi+Zaenal+Combo.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Memicu kontroversikah lagu ini jika dibawakan di masa kini? Mungkin.. Karena pada sejarah yang tertutupi mengatakan, banyak kaum tak berdosa yang ikut&lt;br /&gt;terbunuh. Cerita hanya tersebar secara 'tutur' dibanding 'tulis', layaknya budaya Jawa yang turun temurun. Sesederhana apapun alasannya, semua yang berkaitan dengan jaman Orde Baru tidak akan dianggap sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TFkN6rIhT1I/AAAAAAAAAEc/lGebMZcSV-M/s1600/Bing+Slamet+%26+Eka+Sapta.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 387px; height: 387px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/TFkN6rIhT1I/AAAAAAAAAEc/lGebMZcSV-M/s320/Bing+Slamet+%26+Eka+Sapta.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5501443721471807314" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Konon di kawasan Baung, Purwodadi, secara 'tutur' penduduk setempat mengatakan bahwa di sana terdapat pekuburan PKI. Saya yakin maksudnya adalah tempat dibuangnya jasad para penduduk desa yang entah memang telah masuk dalam partai tersebut atau memang murni Jawa yang dulunya menganut animisme. Di tahun tersebut, apapun yang tanpa agama dapat dianggap PKI. Padahal tidak mesti seperti itu. Sewaktu saya, sebagai EngageMedia mengorganisir Camp Sambel untuk para video aktifis se-Nusantara (Malaysia-Indonesia-Timor Leste) di kawasan tersebut, pada akhir acara saya melakukan sebuah pertunjukan. Dengan gitar dan dibantu teman saya, Donny, saya membawakan lagu rap dari TwinSista dan juga beberapa lagu lainnya serta ditutup dengan Gendjer-Gendjer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah diperingatkan oleh penduduk setempat untuk tidak menyanyikan lagu tersebut. Tapi saya bilang, "Saya tidak ada maksud jahat. Mereka pasti mengerti kalau memang mereka ada". Dengan tidak memperdulikan peringatan penduduk, lagu tersebut pun terlantuntkan dengan indah dan khusyuk. Sebentar setelah saya berhenti menyanyikan lagu dan pergi sejenak ke ruang komputer, listrik di seluruh desa pun mati. Rasa takut pun datang, entah mengapa. Karena saya bersama adik saya yang masih 8 tahun, tangannya saya genggam erat dan berusaha tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali ke kerumunan peserta camp, penduduk setempat menghampiri saya, menyuruh kami bergandengan tangan entah kenapa. Waktu itu saya cuma bicara pada mas Wandi. Dia cuma berkata, "ah.. ini tidak ada hubungannya". Saya dihampiri lagi. Mereka bilang, "tolong mbak.. yang penting mbak jangan sendirian. sekarang mbak baca doa menurut keyakinan mbak saja. Karena mbak tadi menyanyikan lagu Gendjer-Gendjer tanpa mengajak 'mereka' untuk gabung". Spontan saya langsung minta maaf pada siapapun yang gentayangan. Dalam hari saya berkata, "sungguh, saya cuma berusaha tetap ingat pada sejarah yang menurut saya benar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lampu kembali nyala. Yang tahu hanya beberapa orang saja termasuk adik saya. Perasaan saya berubah marah ketika melihat kenyataan bahwa adik saya pucat ketakutan. Tidak bisa saya biarkan begitu saja. Saya kembali menyanyi dengan riangnya supaya adik berhenti ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penduduk lokal datang lagi. Kali ini dengan perintah. "Mbak.. katanya minta dibakarkan ayam 2 potong dan minta mbak yang bawa ke dapur untuk dikasihkan kepada juru kunci, Pak Tris". Jadi saya kembali menyimpulkan, rupanya 'mereka' tidak marah sama sekali, melainkan ingin menjadi bagian dari pesta kami, para aktifis yang selalu mengenang kepergian mereka yang sia-sia. Saya membakar ayam-ayam itu dengan ikhlas. Saya hampiri Pak Tris dan berkata, "Niki Pak.. Sampeyan ngomong nggih.. Kulo mboten onten niat elek" (Ini pak.. Anda bilang ya.. saya tidak ada niat jelek).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada titik ini saya merasa ini adalah sebuah restu dari 'mereka' untuk terus menyanyikan lagu indah ini kapan pun saya mau. Selain itu, saya merasa mencuatnya 'mereka' dengan apapun sinyal yang mereka buat, lampu mati, minta sesaji dan yang lainnya, adalah pertanda bahwa 'mereka' tidak ingin dilupakan.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-3568111024737523959?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/3568111024737523959/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/08/yang-tak-ingin-dilupakan-gendjer.html#comment-form' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3568111024737523959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3568111024737523959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/08/yang-tak-ingin-dilupakan-gendjer.html' title='Yang Tak Ingin Dilupakan - Gendjer-Gendjer sayup memanggil'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/__cfySUj2yhk/Sc2YyaAtleI/AAAAAAAAAHQ/R-UpEntjwLw/s72-c/Lilis+Surjani+Diiringi+Zaenal+Combo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-2829761487553684708</id><published>2010-03-10T00:51:00.000-08:00</published><updated>2010-03-10T01:18:59.122-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surabaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jawatimur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='malang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hiphop'/><title type='text'>Prioritas dan Kecintaan akan hiphop</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/S5di-z3AnCI/AAAAAAAAADA/8JTQELS__vA/s1600-h/12295_1176725433012_1674411344_354604_5835164_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 238px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/S5di-z3AnCI/AAAAAAAAADA/8JTQELS__vA/s320/12295_1176725433012_1674411344_354604_5835164_n.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5446931105540250658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama tidak berbagi isi otak dan hati saya yang terkadang kurang bisa dideterminasi pengklasifikasiannya. Just for info, kebiasaan nomaden saya belum berubah. Kali ini Malang menjadi tempat ternyaman untuk saya duduk dan melihat dunia luar lebih jelas. Dan kegiatan saya hari-hari ini cuma mencari rumah kontrakan baru dan mengisinya dengan barang-barang yang saya sukai. Karena itulah ada jeda cukup lama, mengingat berpindah dari Jogja ke Malang, disambi dengan pekerjaan aktifisme saya yang tidak berhenti cukup membuat saya berhenti sejenak menulis blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya, sebuah review akan terbit setelah ada acara yang telah diselenggarakan. Kali ini yang akan saya tulis bukanlah sebuah review. Katakanlah ini adalah sebuah harapan setelah acara ini dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tajuk dari acara ini adalah "APA KABAR HIPHOP JAWA TIMUR?". Dari tajuknya saja, saya merasa ikut diteriaki oleh siapapun yang menorehkan kata-kata tersebut di poster yang kini terpublikasi di dinding Facebook saya. Saya juga sebenarnya sempat menanyakan hal yang sama. Saya sempat ditanyai oleh salah satu teman di Jogja, "ngapain di Malang?". Katanya di Malang "gak asik". Kalau teman-teman baca ini, mungkin sekarang ingin teriak, "siapa bilang Malang gak asik?". Mungkin bahkan ada yang nanya, "Sopo, mbak wonge? kene tak antemane!" (artinya, siapa orangnya, sini biar saya pukulin). Biasa.. tabiat seperti itu juga ada di dalam darah saya. Tapi pengalaman serta tempaan keadaan membuat saya lebih baik dalam mengendalikan hal-hal seperti itu. Filosofi saya jadi berubah menjadi, "terlalu banyak yang terjadi di dunia ini. Dan semuanya menunjuk ke arah kehancuran. Namun tidak berarti harus apatis. Untuk apa kita menghabiskan energi demi hal yang tidak nyata. Sebaiknya bergerak untuk berubah agar sedikit lebih baik". Ada banyak yang harus dilakukan di dunia ini. Termasuk menyuarakan aspirasi saya lewat musik RAP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya boleh berkomentar tentang HIPHOP di Jawa Timur, sebenarnya kita masih ada. Paling tidak, saya masih ada. Beberapa nama pemain lama juga masih bisa disebutkan. Kontak person yang ada di poster juga menunjukkan nama orang lama. Jadi, jika kita tanya tentang bagaimana kabar komunitas, tentunya masih ada. Hanya saja, bentuk komunikasi telah berubah. Karena kami pun berubah. Prioritas kami pun berubah. Tidak ada banyak nama yang dapat dinilai konsistensinya. Namun kami yang masih mencintai dan menjalani musik ini dapat dilihat perannya masing-masing di dunia HIPHOP. Meski prioritas telah berubah, kami punya bukti sederhana. Paling tidak di dunia maya, kami masih mencoba untuk tetap berteman. Beberapa dari kami telah ditelan oleh ibu bumi, namun kenangan kebersamaan kami tak pernah hilang. HIPHOP tahun 2000an di Jawa Timur, meninggalkan romantisme mendalam dan persaudaraan yang tak kenal jaman hingga kini. Katakan jika saya salah.. Saya bersedia merevisi paragraf ini bersama anda yang bersuara..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tipikal masalah yang muncul dalam hiphop adalah hiphop sebagai musik yang "menghasilkan" atau "tidak menghasilkan". Kita semua perlu ingat, bahwa kata "penghasilan" memiliki definisi yang luas dan berbeda bagi tiap-tiap orang yang menggunakannya. Bagi saya secara material memang menghasilkan. Meski hasilnya tidak dapat dibandingkan dengan artis-artis yang kerap muncul di infotainment. Tapi saya punya strategi. Saya tahu siapa yang mengkonsumsi lirik saya. Saya tahu harus ke mana. Tidak berada di sekitar teman-teman di Jawa Timur atau hiphop di Nusantara dalam waktu lama bukan berarti teman-teman bukan target pasar saya. Yang saya paham, selamanya kalian akan menjadi teman. Meski kalian muak karena saya terlalu banyak bicara yang berat-berat di panggung. Ha ha! Kenyataannya, tanpa mengurangi rasa hormat, selera hiphop saya berhenti sampai Perang Rap saja. Itu bukan hal yang narsistik. Jujur, saya suka sekali baik dari segi musik ataupun pergerakannya. Sungguh adalah suatu usaha yang kongkrit dan jelas tujuannya. Waktu itu KAMI INGIN DIDENGARKAN! Bagi yang terlibat di dalamnya dan tidak setuju akan perkataan ini juga boleh protes. Saya juga bisa salah dalam menginterpretasikan apa isi otak teman-teman. Mungkin tendensi dari kami per grup berbeda-beda. Tapi ada satu yang sama. Di segi ingin didengarkan oleh khalayak ramai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila boleh memberi saran, sebelum membuat sebuah konsep akan grup hiphop, yang terbaik adalah memikirkan apa dasar tujuan pembuatan grup tersebut. Setelah itu, maka akan mudah memetakan strategi pasar, siapa yang akan mendengarkan, ke mana akan disalurkan. Sungguh sangat normal dan umum, ketika mengetahui bahwa sebuah lagu di produksi tanpa tahu ke mana akan didistribusikan. Itu bukan masalah pada scene kita saja. Tapi pada semua scene musik underground dan alternatif, juga scene kreatif yang lainnya (video, art-performance, seni rupa, etc). Produksi terus berjalan tanpa ada strategi distribusi yang jelas. Fakta yang perlu diingat. Scene musik alternatif (di luar pop, dan dangdut) di Indonesia presentasinya adalah 10%. Dan kita ada di dalam 10% tersebut. Termasuk di dalamnya musik punk, underground dan tradisional. Bisa membayangkan seberapa kecilnya kita? Namun statistik ini tidak kongkrit. Jadi jangan sepenuhnya dipercaya. Jadikan sebagai gambaran saja. Karena bisa jadi angka ini mengecil seiring dengan perkembangan media elektronik juga. (ada pengaruh antara industri musik dan media elektronik).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memiliki tujuan yang berbeda dalam ber-hiphop bukanlah masalah. Yang penting bagaimana kita saling membantu jika memang mampu untuk membantu. Saya rasa kata "HIPHOP" sudah cukup untuk menggambarkan bahwa kita ada di halaman pertama yang sama. Hanya saja, di balik halaman pertama tersebut terdapat bagian-bagian yang kalian sendiri penulisnya. Pilih saja warna dari hurufnya, coret saja dengan indah. Dan jangan lupa, ketika mendapati halaman itu telah penuh akan coretan teman hiphop mu, pilihlah halaman yang masih kosong. Karena "saling menindas" bukanlah hal yang indah untuk dipandang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salut bagi panitia penyelenggara acara ini. Saya harap kesimpulan terbaik dapat dicetuskan bagi kebaikan kita bersama. Tetap berpikiran positif. Dan ya.. perjuangan memang tidak pernah berakhir. Respect!&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div&gt;:: ditulis sambil mendengarkan album Sigur Ros. &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-2829761487553684708?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/2829761487553684708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/03/prioritas-dan-kecintaan-akan-hiphop.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/2829761487553684708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/2829761487553684708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2010/03/prioritas-dan-kecintaan-akan-hiphop.html' title='Prioritas dan Kecintaan akan hiphop'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_QQyWLl8jsEs/S5di-z3AnCI/AAAAAAAAADA/8JTQELS__vA/s72-c/12295_1176725433012_1674411344_354604_5835164_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-9215396653184151755</id><published>2009-11-19T10:38:00.000-08:00</published><updated>2009-11-19T11:15:38.641-08:00</updated><title type='text'>Harapan vs Ironi (no visa extention for me)</title><content type='html'>Hari ini adalah titik di mana saya berharap terlahir sebagai warga negara Amerika atau Eropa. Tapi jangan khawatir, fase seperti ini tidak sering terjadi. Saya bisa meyakinkan kalian kalau saya tidak berhenti bersyukur terlahir di Indonesia. Tapi terkadang, memegang paspor yang setiap kali memasuki negara besar harus melalui proses yang panjang dan berbelit-belit membuat saya merasa terisolasi dan tidak memiliki kesempatan untuk berbuat lebih. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sudah banyak yang tahu bahwa Konferensi Perubahan Iklim 2009 di Copenhagen sudah semakin dekat. Namun saya yakin tidak banyak yang tahu bahwa di dalamnya orang-orang dengan peran besar di negaranya masing-masing cuma berkumpul untuk barter CO2. Padahal yang kita perlukan adalah benar-benar menurunkan kadar CO2 di atmosfir kita, jika tidak film 2012 yang sedang premiere di mana-mana itu bisa jadi benar adanya. Semua harus mulai sadar, bumi telah berubah, bahkan warna di danau Kelimutu pun sudah tidak 3 lagi. Tiga danau tersebut warnanya kini sama. Bukti bahwa perubahan temperatur merubah ekosistem di dalam danau tersebut sehingga warnanya pun ikut berubah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum para peserta konferensi mendatangi Copenhagen awal Desember nanti, awal November kemarin mereka mengadakan pra-meeting di Barcelona. Saya ikut bergabung di salah satu aksi yang di adakan di bilangan Barceloneta saat mereka makan malam di restoran yang cukup mewah. Kami mengadakan noise intervention. Menabuh drum dan perkusi apa saja yang bisa dibawa dari rumah. Tapi tentu saja kita melakukannya dengan damai. Ketika polisi datang, kami bicara sedikit. Peserta konferensi tersebut tentu tidak 100% pedagang CO2, salah satu dari mereka berbicara dengan kami dan menerima lembaran analisa dan kemauan kami akan perubahan yang positif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh ironi akan kenyataan bahwa saya hanya 1,5 jam terbang ke Copenhagen, tapi karena visa yang tidak bisa diperpanjang saya tidak bisa ikut aksi intervensi yang lebih besar. Satu kontainer sepeda akan dikirim dari UK dan Filastine akan berurusan dengan sound design nya. Memasang 1 set loud speaker dan mungkin 4 megaphone di pasang di sepeda dan menghasilkan ambience yang pastinya akan  cukup provokatif namun tetap terdengar indah. Di titik inilah saya berharap terlahir di negara makmur, sehingga tidak perlu khawatir akan visa yang tidak bisa diperpanjang. Kalau saya mau sebetulnya bisa saja kembali ke Indonesia sebentar untuk membuat visa bisnis karena kebetulan organisasi tempat saya bekerja memang harus menugaskan salah satu orang untuk menyebarkan DVD kompilasi yang kami buat. Namun apakah tidak menjadi suatu bentuk hipokrasi sementara saya tahu bahwa pesawat terbang adalah transportasi yang paling polutif dibanding transportasi lainnya? Saya pikir terbang ribuan kilo berkali-kali juga berarti tidak menunjukkan keinginan akan perubahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/xZtUTk6Iz2E&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/xZtUTk6Iz2E&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;link: http://www.youtube.com/watch?v=xZtUTk6Iz2E&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-9215396653184151755?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/9215396653184151755/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/11/harapan-vs-ironi-no-visa-extention-for.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/9215396653184151755'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/9215396653184151755'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/11/harapan-vs-ironi-no-visa-extention-for.html' title='Harapan vs Ironi (no visa extention for me)'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-3842539042807337532</id><published>2009-11-16T02:13:00.000-08:00</published><updated>2009-11-16T02:29:35.210-08:00</updated><title type='text'>Apa cita-cita mu, anak-anak? (++ one performance in TubeKlub, Salzburg)</title><content type='html'>Duduk di bangku TK, ibu guru selalu tanya, "apa cita-cita mu, anak-anak?". Waktu itu tentu saja saya bingung dan memilih jawaban standar. Jadi dokter, pilot, apapun yang kira-kira waktu itu cukup populer untuk disebutkan oleh anak-anak. Di bangku SD, saya sudah pakai kostum ala rocker, menyanyikan lagu dari Mel Shandy (jadul, kan?) yang waktu itu kebetulan musiknya dibuat oleh Abba saya (Abba=panggilan untuk bapak biologis saya). Kaos kaki sepanjang lutut, sabuk rantai, jaket jeans dan sepatu boot.. 4 orang  yang jika kami berfoto bersama, saya setinggi perut mereka, mengiringi saya bernyanyi. Hari itu saya mulai punya cita-cita. 'Jika saya besar nanti, saya mau jadi penyanyi'. Tapi tentu Abba berfikir berbeda. Di jaman itu (90an) atau hingga sekarang, penyanyi perempuan kerap mendapat pandangan negatif. Abba tidak ingin anak perempuannya dipandang negatif (standar pikiran bapak-bapak banget). Tidak ada yang dapat dipersalahkan atas anggapan ini. Bisa jadi tekanan norma atau sejarah mengsle yang membuat anggapan perempuan hari ini jadi kacau balau. Padahal Ibu Kartini sudah susah-susah mencanangkan gerakan anti diskriminasi gender. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terbayang bagaimana sejak kecil saya bertarung dengan anggapan orang lain. Pandangan skeptikal pastilah muncul ketika saya beranjak dewasa. Pulang malam setelah nongkrong dengan teman-teman Malang Hiphop Community karena kami ada latihan atau take vocal yang saat itu masih menggunakan mic Rp 10.000,- yang di gantung di pojokan kamar PQ (Psychopatic). Saya masih ingat saat itu tetangga saya berfikir saya hamil karena pake celana gombrong dan suka pulang larut malam. Tidak juga saya perlu menjelaskan bahwa yang saya lakukan adalah berusaha melahirkan sebuah album kompilasi. Mereka tidak akan pernah paham. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari lalu, Facebook wall saya penuh dengan ucapan selamat ulang tahun dengan akhiran, "semoga cita-cita mu tercapai". Di titik tersebut saya mulai berfikir untuk membuat cita-cita baru. Karena berada di atas panggung dan menyanyi di hadapan orang banyak sudah tercapai hingga hari ini.. Mungkin saya bisa beri gambaran tentang bagaimana cita-cita itu kini tercapai (http://www.youtube.com/watch?v=Bs02Nslqv0g) &lt;object width="425" height="344"&gt;&lt;param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/Bs02Nslqv0g&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowFullScreen" value="true"&gt;&lt;/param&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always"&gt;&lt;/param&gt;&lt;embed src="http://www.youtube.com/v/Bs02Nslqv0g&amp;hl=en_US&amp;fs=1&amp;" type="application/x-shockwave-flash" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true" width="425" height="344"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun cita-cita baru itu masih dalam tahap pemikiran. Mungkin teman-teman ada saran?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedikit informasi tentang gig selanjutnya di Barcelona tanggal 20 November nanti, kami baru mendapat kabar bahwa polisi melarang pengunjung club tersebut untuk berdansa. Kalau joget-joget nanti dikenakan denda. (HA?) Sekarang kami sedang duduk dan bingung mau perform seperti apa... (joget kok di denda.. untung saya tidak pernah punya cita-cita untuk jadi polisi - yang sepertinya sekarang agak hangat dibahas di surat kabar negara kita juga..). Siap, laksanakan!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-3842539042807337532?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/3842539042807337532/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/11/apa-cita-cita-mu-anak-anak-one.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3842539042807337532'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3842539042807337532'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/11/apa-cita-cita-mu-anak-anak-one.html' title='Apa cita-cita mu, anak-anak? (++ one performance in TubeKlub, Salzburg)'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-227447152378992294</id><published>2009-10-25T16:19:00.000-07:00</published><updated>2009-10-25T16:24:01.771-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filastine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='novaruth'/><title type='text'>Mantan Penjajah, Penjajahan Budaya</title><content type='html'>22 Oktober 2009&lt;br /&gt;Memasuki Rotterdam yang sampai kini menjadi pelabuhan kapal-kapal dagang di Belanda, tentu saja perasaan dendam akan 350 tahun penjajahan terhadap Indonesia tidak begitu terasa. Ketika saya lahir, Pak Harto sudah jadi bapak negara dan bapak pembangunan. Tidak ada lagi meneer-meneer yang bilang, "je orang Java!". Yang ada cuma orang-orang Jakarta yang bilang, "Dasar Jawa, lo!". Dunia sudah berubah dan perspektif akan kejadian sebelum merdeka sudah selayaknya di-update seperti operating system yang ada di komputer kita. Penting untuk paham akan sejarah, namun tidak begitu penting untuk terperangkap di dalam dimensi sejarah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kehilangan satu tas penuh peralatan perkusi di bandara Schipol, Amsterdam. Wajah Grey merah dan tidak kunjung padam karena pelayanan lewat telepon, internet ataupun tatap muka dengan petugas tidak membantu sama sekali. Malam itu di Poortgebouw (http://www.poortgebouw.nl), gedung ex-squatted yang terancam dikosongkan (lagi), kami tampil dengan banyak sekali kekurangan alat namun penuh improvisasi. Video dan audio yang biasa di trigger dengan Rolland SPS pun diganti dengan menekan keyboard, 'x-x-y-y-l-l-l'.. Pusat informasi kehilangan menelpon jam 10 malam, tepat sebelum kami tampil. Mereka bilang, "barang anda sudah ditemukan dan dapat diambil esok hari". Ingin rasanya memaki perusahaan penerbangan tersebut. Namun kami paham, orang-orang yang ditugaskan untuk menjawab keluhan kami tidak lain adalah mereka yang membaca peraturan tentang 'bagaimana menangani keluhan'. Semua jawaban terstruktur, matematis dan monoton. Mirip dengan call center provider-provider telefon genggam negara kita. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang Poortgebouw (http://en.wikipedia.org/wiki/Poortgebouw), ruang terbuka ini mulai terancam akan diubah menjadi gedung perkantoran yang eksklusif. Padahal sudah jelas-jelas Rotterdam tidak memiliki begitu banyak penduduk. Satu-satunya cara mereka untuk bertahan dari krisis moneter adalah membangun dan membangun. Tanda-tanda akan tergusurnya budaya heterogen mulai tampak di setiap sudut bumi. Penjajahan budaya semakin tampak jelas dan bukan rahasia lagi. Sepertinya perlahan-lahan seluruh lapisan bumi akan terlihat sama. Penuh gedung tinggi berkaca tampak modern dan futuristik (dan kosong tak berpenghuni). Ketakutan saya akan masa depan terasa kuat saat melihat jembatan Erasmus Huis dari balik jendela salah satu ruangan di Poortgebouw. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23 Oktober 2009&lt;br /&gt;Amsterdam mungkin tempat paling turistik di Belanda. Tidak begitu terlihat kincir-kincir angin yang ternama di seluruh dunia. Mungkin semua sudah di impor ke Indonesia untuk dekorasi Holland Bakery. Keluar dari stasiun, saya disambut dengan papan-papan 'under-costruction' yang mengelilingi stasiun pusat, namun kali ini berbeda dari bisanya. Seni grafis milik Shepherd Fairey (http://en.wikipedia.org/wiki/Shepard_Fairey) menimbulkan banyak kontroversial pada awalnya. "Obey Giant" adalah salah satu proyek ternamanya. Sindiran politisnya membuat Fairey berurusan dengan hukum berkali-kali, namun sekarang seni yang ditawarkan oleh Fairey terbang dari Amerika sampai ke Amsterdam (dan seluruh dunia). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/4043882437/" title="Shepherd Fairey-AMS Centraal by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2741/4043882437_0807e9be59.jpg" width="500" height="375" alt="Shepherd Fairey-AMS Centraal" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/4043880685/" title="Obey-AMS Centraal by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2636/4043880685_b6747eb8c5.jpg" width="375" height="500" alt="Obey-AMS Centraal" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu percakapan dengan bapak tua dalam trem tentang Indonesia cukup menggelitik perut saya. DIa bilang bahwa dia satu-satunya anak dari orang tuanya yang tidak dilahirkan di Indonesia. Menurut pengakuannya, seluruh keluarganya diusir oleh presiden pertama kita saat Papua Nugini memutuskan untuk memisahkan diri dari Indonesia. Saya kurang bisa menempatkan perspektif saya terhadap pernyataan tersebut. Yang saya bisa cuma maklum bahwa Patih Gajah Mada pernah ada dan meneriakkan Sumpah Palapa. Dia rela tidak makan rempah (pala dalam bahasa Jawa) apabila Nusantara tidak bersatu. Namun siapa yang memberi batas pada Nusantara itu sendiri tidak pernah jelas. Saya tidak begitu paham akan batas. Secara politis atau pun lainnya. Atau mungkin saya tidak mau paham. Karena mungkin bagi saya rempah terlalu sedap untuk dilewatkan di kehidupan ini. Pernyataan selanjutnya dari saya jangan terlalu dianggap serius. Menurut saya Belanda pernah datang ke Indonesia cuma karena makanan saja. Bapak tua ini berkata, "makanan nasional Belanda ya makanan Indonesia". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Informasi tentang gig yang mengundang kami. Sebuah konferensi tentang Dance Music sedang diadakan. Ada sedikit sisa uang untuk memberi ruang bagi musik elektronik alternatif. Dan di sanalah kami tampil. Dalam hati saya bahagia meski harus tampil di ruangan yang tidak dapat didefinisikan aliran musiknya. Karena ketika sejenak kami mampir dengan sepeda pinjaman dari panitia ke ruang konferensi tersebut, yang kami dengar hanyalah musik yang monoton yang tidak dapat dibedakan antara satu judul dengan lainnya, serta petugas keamanan mengusir kami dari pintu ketika kami sedang membaca nama band kami di dalam buku jadwal yang mereka sediakan di depan pintu. Sungguh ironi mengetahui kenyataan bahwa meski kami berada di acara yang sama, beda antara kami dan mereka adalah 180 derajat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;24 Oktober 2009&lt;br /&gt;Thionville. Sebuah kota tidur karena penduduknya hanya pulang untuk istirahat. Sebagian besar penduduk Thionville bekerja di Luxembourg - negara yang besarnya cuma se Jogja, terpisah dari Perancis dan Belgia. Ketika memasuki ruangan tempat acara saya langsung bertanya, "Gedung apa ini?". Kami akan tampil di dalam gedung tempat walikota biasanya rapat. Kota ini bahkan tidak memiliki ruang ekspresi. Namun tidak jadi masalah. Perancis sangat kaya dan peduli seni. Mereka bisa mendapatkan uang dalam jumlah besar, mendatangkan artis internasional dari Spanyol dan Amerika untuk tampil dalam festival kota kecil dengan sound system, penonton dan ruang yang terbatas. Acara-acara di Perancis tidak pernah mengecewakan. Meski yang menonton tidak ratusan orang, namun sambutan dan fasilitas yang diberikan sungguh manis dan indah. Awalnya kami cukup skeptikal akan acara ini. karena keramahan khas desa Eropa membuat kami berfikir, "siapa yang akan tertarik akan musik berisik yang kami tawarkan?". Namun acara ini membuat box merchandise kami kosong. Semua CD terjual dan masih banyak yang meminta informasi tentang di mana mereka bisa membelinya. Di Perancis, kami tidak pernah bisa menduga apa yang terjadi di akhir acara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/4043884091/" title="City Hall Thionville by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2768/4043884091_ab65f22639.jpg" width="375" height="500" alt="City Hall Thionville" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-227447152378992294?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/227447152378992294/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/mantan-penjajah-penjajahan-budaya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/227447152378992294'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/227447152378992294'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/mantan-penjajah-penjajahan-budaya.html' title='Mantan Penjajah, Penjajahan Budaya'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2741/4043882437_0807e9be59_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-1142840709442549173</id><published>2009-10-21T03:33:00.000-07:00</published><updated>2009-10-21T03:42:14.477-07:00</updated><title type='text'>Antara HipHop, Punk Anarkis dan imigran</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/4031066419/" title="Paella at Forat de Versonya by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2663/4031066419_f57d1df66c.jpg" width="375" height="500" alt="Paella at Forat de Versonya" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 18 Oktober 2009&lt;br /&gt;Secara tidak sengaja melewati sebuat taman menuju ke pasar, Forat de Versonya, yang berarti 'the hole of shame', tampak sibuk dengan wajan-wajan besar untuk membuat paella, free market, dan radio komunitas. Sebuah pojokan kecil dengan pohon digantungi foto-foto sejarah singkat taman ini juga siap membuka mata para pengunjung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya dan Grey menghentikan sepeda kami dan berbicara sedikit dengan orang sekitar. Pesta besar akan diadakan hari ini. Bahkan sebuah set panggung telah dipersiapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekilas cerita tentang Forat de Versonya, taman yang tidak akan anda temukan di peta Barcelona karena namanya sangat politis.. beberapa tahun lalu, di sekitaran taman ini terdapat beberapa gedung apartemen kosong yang dihuni oleh imigran dari Maroko, Turki dan beberapa negara timur tengah lainnya. Tidak hanya itu, kelompok punk anarkis juga menempati salah satu gedung tersebut. Istilah yang umum adalah "squatting", menempati gedung kosong secara liar. Kultur ini cukup kuat di sekitaran Eropa. Saya sempat mengunjungi salah satu squat yang telah diduduki secara 9 tahun di Amsterdam. Namun Barcelona sedikit berbeda. Jika di Amsterdam gedung yang telah lama tidak ditinggali memang boleh ditempati dengan syarat tertentu, di Barcelona kegiatan ini cukup menimbulkan kontroversi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Forat de Versonya telah dijadwalkan menjadi kawasan yang lebih modern. Entah pada tahun berapa saya kurang begitu dapat informasinya, namun di tahun 2003 masih terdapat foto penangkapan para penduduk yang melakukan demonstrasi atas pembongkaran yang dilakukan pemerintah. Sebelum taman ini dibongkar, dulunya para imigran menanam tanaman organik dan memagarinya dengan rangka ban sepeda bekas. Kegiatan sosial dan politik dilakukan rutin. Taman ini menjadi hidup dan hangat. Transformasi menjadi gedung yang lebih modern dan taman yang tidak lagi hidup pun memang terlaksana. Namun hingga saat ini kegiatan makan siang bersama dan pasar bebas serta pesta sampai malam untuk mengingat pergerakan ini masih tetap berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duduk di taman ini bersama ratusan imigran dan punk anarkis membuat saya merasa nyaman. Kami ikut berbaris untuk mendapatkan makan siang "paella" yang dijual secara sukarela. Terlihat lelaki yang ada di dalam foto penangkapan tahun 2003 membawa kaleng dan meminta sumbangan pada kami yang antri. Suaranya lantang, wajahnya tegas seperti tidak bisa lagi disakiti, senyumnya lebar tidak takut mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah kami sampai di rumah, kami mendapat kabar bahwa teman-teman rapper dari Kuba dan Senegal akan tampil lagi malam ini di Forat de Versonya. Kami kembali lagi ke sana. Semakin larut, semakin ramai. Dengan irama hiphop, semua yang ada di sekitar taman berkumpul di depan panggung dan berdansa bersama diselimuti suasana dan lirik yang politis. Semuanya termasuk teman-teman hiphop, punk anarkis dan para imigran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/4031067479/" title="Forat de Versonya by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2523/4031067479_12d41cd161.jpg" width="500" height="375" alt="Forat de Versonya" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-1142840709442549173?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/1142840709442549173/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/antara-hiphop-punk-anarkis-dan-imigran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/1142840709442549173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/1142840709442549173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/antara-hiphop-punk-anarkis-dan-imigran.html' title='Antara HipHop, Punk Anarkis dan imigran'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2663/4031066419_f57d1df66c_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-3288462865541910401</id><published>2009-10-12T15:40:00.000-07:00</published><updated>2009-10-12T15:53:56.316-07:00</updated><title type='text'>Hangatnya Barcelona, Slaughter house in Odense, No Pasta for Brussels.</title><content type='html'>Setelah berminggu-minggu hadapi dinginnya Jerman, akhirnya bisa juga menyentuh matahari hangat di Barcelona. Tepatnya tanggal 7 minggu lalu, datang di stasiun Barcelona jam 10.30 malam, Grey menjemput di depan pintu keluar dengan sepeda hitamnya. Kami lalu mengambil salah satu sepeda Bicing, fasilitas sepeda umum yang dapat digunakan oleh penduduk Barcelona, untuk saya gunakan. Grey membawa 15 kilo koper saya di keranjang depan sepedanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin tidak banyak yang tahu alasan mengapa kami berkolaborasi. Salah satu alasannya adalah bahwa kami memiliki pandangan yang sama tentang bagaimana cara hidup yang tepat (tentu saja menurut kani). Alat transportasi kami sama. Saya juga memilih sepeda untuk transportasi saya di Jogja. Sebisa mungkin kami menjaga keseimbangan alam yang mungkin pada kenyataannya perubahan yang kami inginkan tidak akan terjadi.. terlalu banyak sistem busuk yang telah terbangun untuk dilawan, yang bisa kami lakukan adalah memperbaiki hidup kami dalam skala yang lebih sederhana dan ramah lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru 5 menit berjalan, Grey mengajukan proposal untuk menonton sederetan rapper dari Kuba. Teman serumah kami, Oriana, sedang menjalankan sebuah proyek fotografi. Oriana sudah melakukan banyak perjalanan untuk melihat bagaimana hiphop menjadi sebuah senjata untuk perubahan sosial di berbagai negara dan pada akhirnya, beberapa rapper bisa melakukan perjalanan ke Barcelona untuk beberapa set pertunjukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejenak menaruh barang-barang di apartemen Grey, kami langsung menuju ke sebuah club di tengah kota Barcelona. Melihat teman-teman dari Kuba di panggung, sekali lagi saya teringat dengan komunitas hiphop di Malang dan Surabaya di tahun 2000. Dulu kami memiliki energi yang sama dengan mereka. Tergolong tidak mampu, mencoba menyuarakan ide-ide kami, tidak terlalu banyak melakukan perjalanan ke luar kota, tidak heran jika musik dan lirik yang kami bawakan terdengar gelap bahkan terkadang marah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin kita bisa sedikit belajar bersama lewat pengalaman Oriana:&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://orianomada.blip.tv/#766035"&gt;http://orianomada.blip.tv/#766035&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;- &lt;a href="http://flickr.com/photos/orianomada"&gt;http://flickr.com/photos/orianomada&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum esoknya kami harus berangkat ke Denmark yang dingin, masih ada beberapa bagian performance yang harus kami sempurnakan. Saya memutuskan untuk mengiyakan ajakan Grey untuk main drum padahal belum pernah belajar. Untuk itu saya harus berlatih intensif supaya penonton yakin saya sudah tahunan main drum :). Sayangnya kami tidak bisa berlatih drum di Hangar karena terlalu berisik. Maka kami memutuskan untuk berlatih drum di bawah sinar bulan di pelabuhan yang tertutup untuk umum. Kami bersembunyi di tembok beton perengan pelabuhan agar drum kami tidak terdengar. Berharap petugas keamanan tidak menemukan kami. Untuk memanjat kembali perengan tersebut, saya harus rela melukai lutut saya. Namun sensasi main drum beradu dengan gemuruh ombak dan perasaan terancam diusir oleh petugas setempat membuat luka kecil itu tidak ada artinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;---------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9 Oktober, 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berlari jam 8 pagi menuju Metro (transportasi umum bawah tanah) Bogatell, pesawat kami terbang jam 12an. Sayangnya terminal baru Barcelona harus ditempuh 10 menit dari pemberhentian terakhir di bandara. Artinya, kami salah prediksi dan harus cemas akan tertinggal pesawat. Namun untungnya online check in machine mempermudah segalanya.. Tidak hanya itu, Grey bilang, "you will see everything is late in Barcelona". Pesawat boarding 15 menit terlambat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bandara di Copenhagen, Denmark, kami masih harus naik kereta menuju ke Odense. Di stasiun kereta Odense, kami akan dijemput oleh panitia. Kami berdua terkejut ketika mendengarkan harga tiket per orang menuju Odense 35 euro! Kami menolak melakukan reservasi tempat duduk karena kami pikir sistem nya akan sama saja seperti negara Eropa lainnya. Sayangnya kami harus berakhir duduk di lantai karena keretanya full-booked.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Odense, kami harus langsung ke venue untuk sound-check. Mengejutkan ketika kami tahu acara akan diadakan di bekas tempat pemotongan hewan ternak (sapi, babi, etc). Tempat pembunuhan binatang yang akhirnya di bungkus dalam plastik lalu dimasukkan ke dalam panci untuk dimakan oleh kita, tepatnya. Krisis ekonomi membuat tempat ini terbengkalai dan dapat disewa murah oleh panitia Phono Festival (http://www.phonofestival.dk/). Tidak terlalu banyak masalah teknis yang kami hadapi. Seperti biasa di akhir acara kami tutup dengan aksi perkusi diantara penonton.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10 Oktober 2009&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bangun pagi-pagi lagi setelah malam yang melelahkan. Bandara lagi.. hegh.. kali ini tidak ada transit selain jam 10 pagi dari hotel. Artinya, kami harus menunggu beberapa jam di bandara Copenhagen dengan tidak banyak pilihan makanan. Kami mencuri beberapa makanan dari breakfast yang disediakan. Karena kami tidak bisa membayangkan makan Burger King di sana. Hmm.. mungkin tidak bisa juga dibilang mencuri karena itu hak kami. Cuma saja pandangan sosial akan menganggap kami mencuri karena tidak tepat membawa banyak makanan dari sarapan super indah yang disediakan oleh hotel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada email dari panitia di Brussels, "ada vegetarian pasta hangat tersedia ketika kalian datang". Yes! Acara di sini sungguh berbeda dari Odense. No luxury. Dan tepat. Setelah 11 jam perjalanan dari Odense, pasta itu tidak pernah tersedia sampai akhir acara. Tidak hanya itu. Saya kehilangan megaphone 1 menit sebelum panggung harus dimulai. Pada akhirnya memang dikembalikan, namun kami harus menyuap dengan satu CD Filastine gratis pada orang yang menemukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibalik semua kekurangan tersebut, atmosfir dari acara ini seperti kebanyakan atmosfir yang kami inginkan. Tidak jarang suasana festival terasa kurang hangat meski kami dikelilingi kenyamanan. Berada diantara anak muda dreadlock 20 tahunan, suasana kolektif, venue dengan muatan 200-300 orang di sebuah rumah yang dihuni banyak orang, punk style, panas, gila, dan bebas, lalu tentu saja berakhir dengan tidur di lantai di sebuah apartemen milik salah satu panitia. Namun seperti yang saya bilang, terkadang terlalu bebas sampai kami harus mencari makanan sendiri dan kehilangan megaphone yang cukup penting sebagai bagian dari set panggung kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Band yang mengisi acarapun bervariasi. Terdengar hardcore band lalu selanjutnya gipsy punk dengan banyak akordion dengan irama ska, DJ dengan set up yang up beat, lalu kami.. (Filastine). Apa masih terdengar teriakan penonton di akhir set kami? Ya.. tentu saja, meskipun terdengar lebih mabuk karena bir Belgia :). Kadang sulit membedakan apakah penonton berteriak karena terlalu mabuk atau memang menyukai penampilan kami.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-3288462865541910401?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/3288462865541910401/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/hangatnya-barcelona-slaughter-house-in.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3288462865541910401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3288462865541910401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/hangatnya-barcelona-slaughter-house-in.html' title='Hangatnya Barcelona, Slaughter house in Odense, No Pasta for Brussels.'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-8751657689141302445</id><published>2009-10-05T11:09:00.000-07:00</published><updated>2009-10-05T14:54:35.451-07:00</updated><title type='text'>Definisikan sendiri</title><content type='html'>Masih di sekitaran Mühlbach, Jerman. Pemberhetian sejenak sebelum 15 gigs dalam 2 bulan ke depan di Eropa...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak tahun 2000, berawal dari sebuah kompetisi di Sahid Jaya Hotel, keputusan untuk menulis dan menyampaikan pesan lewat rap pun saya ambil. Terus terang pengetahuan tentang rap itu sendiri memang amat terbatas. Dan hingga saat ini emcee terbaik buat saya masih Lauryn Hill. Tidak mengalami perkembangan atau kemunduran. Memory dalam pengalaman itu sendiri pun jauh dari buruk. Suka duka dan kesederhanaan Perang Rap, konflik indah yang mengacaukan emosi, mencintai komunitasnya tanpa menerima cinta yang sama, semuanya tetap membuat saya bahagia. Sedikit orang mengerti bagaimana tahap ini bisa saya tempuh. Namun jawaban yang bisa saya tawarkan adalah, konsistensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukses, memiliki standar yang berbeda. Terkadang mencetak ribuan kopi dan muncul di setiap infotainment adalah sukses. Terkadang 3 gigs dalam 1 hari adalah sukses. Terkadang membuat acara musik untuk amal adalah sukses. Terkadang kesuksesan tidak dapat diukur dengan harta, melainkan kepuasan atas apa yang telah dilakukan. Terus terang saya bingung ketika orang mengatakan, "semoga sukses, ya!". Karena yang saya tahu, saya melakukan hal yang saya suka. Tanpa memikirkan akhir dari prosesnya. Namun, terima kasih, teman! Aku tahu itu adalah doa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali kepada kecintaan saya kepada musik rap. Kemarin, di suatu pesta yang ternyata memiliki tuan rumah anggota angkatan udara Amerika, sayup-sayup terdengar musik Black Eyed Peas dari iPod touch yang nangkring di atas loud speaker. Lelaki ini telah berpindah dari satu negara ke negara lainnya karena pekerjaannya. Sebutlah namanya Josh. Menikah dengan perempuan cantik dari Indonesia. Suasana pesta ini mirip arisan ibu-ibu di Indonesia. Semua bicara tentang bayi dan berbelanja di 'C und A'. Kenikmatan makan masakan Indonesia rasanya seperti menenggak air di kekeringan. Sungguh saya tidak keberatan berada diantara ibu-ibu cantik ini. Makanan Jerman yang kurang berwarna membuat saya menyerah untuk mendatangi acara ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di tengah kebingungan bagaimana cara bersosialisasi selagi tante saya bercanda dengan teman-temannya, Josh mengajak berbicara tentang apa yang saya lakukan di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya lagi ada &lt;span style="font-style: italic;"&gt;musical tour.&lt;/span&gt;"&lt;br /&gt;"Oh ya? main musik apa?"&lt;br /&gt;" Saya nge-rap, nyanyi dan main drum"&lt;br /&gt;"Apa? Rap itu bukan musik!", nadanya sedikit merendahkan.&lt;br /&gt;"Maaf, tapi saya tidak setuju dengan anda"&lt;br /&gt;"really? how come? Rap is just t(h)alking", Can you the 'h' that he put on his word?&lt;br /&gt;"Saya memutuskan untuk serius di rap setelah mempelajari berbagai aliran musik. Setelah menyanyi Jawa, belajar piano klasik, main gamelan, sampai nyanyi soul. Saya berani bilang RAP itu musik. Sebelum jadi lagu, tentu saya pikir pada nada mana saya harus 'bicara' seperti yang anda bilang. Saya juga harus pikirkan apakah itu bisa dikomunikasikan kepada pendengar. Lalu saya pikirkan berapa banyak silabel, jumlah kata yang harus saya mampatkan. Belum lagi saya harus memikirkan bagaimana agar terdengar puitis karena saya suka puisi. Saya juga tidak bisa membuat penonton jadi bingung karena terlalu banyak yang disampaikan. Segalanya harus diseimbangkan dengan musik yang mengalun. Karena sample di dalamnya juga berpengaruh pada rap yang akan saya lontarkan. Meskipun saya hanya 'bicara', saya juga memainkan frekuensi. So i'm sorry, for me rap is musik. And i want to say more. In song, sometimes the lines is limited".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini momen yang mungkin bisa dibilang SUKSES. Saya merasa telah melontarkan satu ayat dari kitab hiphop. Saya tahu mungkin sebagian orang menganggap bahwa rap adalah jalan keluar bagi orang-orang yang kurang bisa menyanyi tapi ingin tampil. Tapi bapak saya yang gitaris handalpun ketika mendengar rap dari Kuba atau Meksiko bisa mengatakan bahwa mereka memiliki harga not yang berbeda dengan lainnya. NOT! Notasi! Bukankah itu ada dalam istilah musik?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-8751657689141302445?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/8751657689141302445/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/definisikan-sendiri.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8751657689141302445'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8751657689141302445'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/10/definisikan-sendiri.html' title='Definisikan sendiri'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-5244242046463092738</id><published>2009-09-28T04:35:00.000-07:00</published><updated>2009-09-28T04:54:36.016-07:00</updated><title type='text'>Movement Update</title><content type='html'>it's 'movement' in English. but activists will sensitively consider it as something more serious..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;more updates for my 'movement', got 3 more gigs confirmed&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OCTUBRE / OCTOBER '09&lt;br /&gt;9 » Odense- near Copenhagen (DK) Phono Festival&lt;br /&gt;10 » Brussels (BE) Globalocal Festival @ Auquai Link&lt;br /&gt;15 » Limoges (FR) La Fourmie&lt;br /&gt;22 » Rotterdam (NL) Textuur 4 @ Poortgebouw&lt;br /&gt;23 » Amsterdam (NL) Amsterdam Dance Event @ OT301&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;24 » Thionville (FR) Festival Boulibatsch&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;29 » Lyon (FR) Transbordeur&lt;br /&gt;.....................................................&lt;br /&gt;NOVIEMBRE / NOVEMBER '09&lt;br /&gt;5 » Bilbao (ES- Euskadi) Bilbo Antzerkia Dantza&lt;br /&gt;6 » Ljubljana (SI) Channel Zero&lt;br /&gt;7 » Torino (IT) Club to Club Festival&lt;br /&gt;12 » Salzburg (AT) Tube Klub&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;13 » Steyr (AT) @ Roeds&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;14 » Pontarlier (FR) festival zikaponium&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;20 » Barcelona (ES) Culture @ WTC, porto de bcn&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;21 » Granada (ES) Subdivision @ El Tren&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;finally will play in Bcn!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.novaruth.com&lt;br /&gt;www.filastine.com&lt;br /&gt;www.myspace.com/novatwinsista&lt;br /&gt;www.myspace.com/filastine&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-5244242046463092738?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/5244242046463092738/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/movement-update.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/5244242046463092738'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/5244242046463092738'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/movement-update.html' title='Movement Update'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-7186637835409241990</id><published>2009-09-27T03:22:00.001-07:00</published><updated>2009-09-27T03:25:15.282-07:00</updated><title type='text'>Maroon Train in Altenglan</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: left; padding: 3px;"&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/3955626278/" title="photo sharing"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3279/3955626278_a90f1fb710.jpg" style="border: solid 2px #000000;" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 0.8em; margin-top: 0px;"&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/3955626278/"&gt;Spoor_nova&lt;/a&gt;, originally uploaded by &lt;a href="http://www.flickr.com/people/novaruth/"&gt;novaruth&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;p&gt;Have I told you that I worked for a train magazine once? Maybe most people who are still working there didn't notice. But I do always enjoy my train ride. Admiring how people built the railways across the cities, villages, even countries and thinking about what am I going to do without this beautiful invention. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I took a train a lot on my 2 years staying in Jakarta. Almost got killed once because I couldn't get out of the over-loaded carriage from Bogor-Depok, injured my knee once, but mostly it has been fun being with thousands of individualist stoic faces people in there. I learned many things from that. I know exactly why we were racing to get out of that humid and rusty carriage. Now I never stop grateful for the life that I have now and I don't mind to take that economy class Bogor-Jakarta again someday. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm still in Altenglan, Germany. Feed myself with meats and diaries before my next long trip across Europe for music. This time I got lucky. Few old locomotives operating just 2 days before the September soon will end. I took video for the older locomotive, but now i'll show you this beautiful maroon train picture I took with a better camera than mine. Reminds me of how I drawed those details for that train magazine few years ago. Makes me thankful for every little experiences I had in the past. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan Kecil bagi yang berbahasa Indonesia: &lt;br /&gt;Ini buat yang suka sama kereta. Termasuk Abba ku Toto Tewel, Dian Pujayanti, Grey, Indie Triana, Geoff Warren, dan teman-teman yang kerja di Majalah KA :). SIlahkan download fotonya untuk kepentingan non-komersial dan non-modifikasi.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-7186637835409241990?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/7186637835409241990/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/maroon-train-in-altenglan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/7186637835409241990'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/7186637835409241990'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/maroon-train-in-altenglan.html' title='Maroon Train in Altenglan'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3279/3955626278_a90f1fb710_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-7674816649938760074</id><published>2009-09-23T04:22:00.000-07:00</published><updated>2009-09-23T04:28:16.947-07:00</updated><title type='text'>2 minggu di Jerman</title><content type='html'>Bicara tentang sekarang, tumpukan pohon di luar jendela yang hampir kuning karena musim gugur hampir tiba, mengingatkan pada Indonesia yang tahun lalu memecahkan rekor Guiness (http://www.vhrmedia.com/Indonesia-Negara-Deforestasi-Tertinggi-Sedunia-berita2239.html) sebagai negara perusak hutan tercepat di dunia. Ironi memang, ketika keadaan memaksa untuk memilih antara kenyamanan dan keprihatinan. Jauh dari kata tolak saat dihadapkan pada kemudahan akses yang ditawarkan Eropa pada orang-orang yang mendudukinya. Seberapa rumit departemen pajak menuntut ini itu, tidak serumit tinggal di Indonesia dengan tabrakan emosional yang hanya dirasakan oleh orang-orang dengan sensitifitas lebih dan minim individualisme. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang saya ada di Altenglan. Kota terdekat dari sini adalah Kaiser-Slautern. Seingat saya piala dunia pernah menyentuh kota tersebut. Desa ini begitu sepi, tapi tidak menjadikan Indonesia adalah tempat ramai yang lebih tepat untuk dihuni. Berada di desa seperti ini membuat penduduknya tahu bagaimana bertahan hidup di musim dingin. Wanita tua hampir 80 tahun saja masih pergi membeli 3 krat air mineral sendirian. Malu menjadi bagian dari generasi instan mungkin adalah pernyataan yang lebih berguna untuk dilontarkan. Tidak bermaksud untuk mempermalukan bangsa sendiri, namun sungguh, kebebasan dan kemudahan di negara ku membuat banyak orang malas untuk bergerak dan selalu bercita-cita untuk membeli sebesar mungkin kendaraan bermotor, supaya lemak bisa lebih subur tumbuh dan menutupi fungsi otot dan tulang yang sebenarnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya di sini? Saya menghabiskan 2 minggu ini karena Filastine melanjutkan tur nya ke Rusia, yang saya sebut sebagai negara paling adil di dunia. Karena visa untuk memasuki Rusia sangat susah meskipun untuk warga negara Amerika yang notabene mudah untuk memasuki negara manapun. Jadi saya tidak perlu komplen atas kenyataan tersebut. Di Rusia, selain kaum mereka, semua orang dianggap asing. (peringatan: dilarang stereotip pada pernyataan barusan). Ada baiknya juga berada di desa terpencil di Jerman. Setidaknya dapat belajar budaya Jerman sebenarnya. Di mana setiap kami berjalan-jalan menyusuri desa kata "guten tag" selalu dilontarkan. Hampir seperti di kampung saya di Malang, kalau tidak bilang "monggo" dianggap tidak sopan.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/3946813067/" title="Mülbach from the window by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2664/3946813067_afa98f9973.jpg" width="500" height="281" alt="Mülbach from the window" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: dari luar jendela ruang komputer mbak dina&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-7674816649938760074?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/7674816649938760074/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/2-minggu-di-jerman.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/7674816649938760074'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/7674816649938760074'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/2-minggu-di-jerman.html' title='2 minggu di Jerman'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2664/3946813067_afa98f9973_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-4927154411009466691</id><published>2009-09-22T10:46:00.000-07:00</published><updated>2009-09-22T10:49:47.237-07:00</updated><title type='text'>More to go</title><content type='html'>some more schedule in Europe!&lt;br /&gt;break your ears on one of this gigs!! or more.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- Oct 9, 2009, Phono Festival, Odense&lt;br /&gt;--- Oct 10, 2009, Globalocal Festival, Brussels&lt;br /&gt;--- Oct 15, 2009, La Fourmie, Limoges&lt;br /&gt;--- Oct 22, 2009, Textuur 4 @ Poortgebouw, Rotterdam&lt;br /&gt;--- Oct 23, 2009, Amsterdam Dance Event, Amsterdam&lt;br /&gt;--- Oct 29, 2009, Transbordeur, Lyon, Rhône-Alpes&lt;br /&gt;--- Nov 5, 2009, Bilbo Antzerkia Dantza Bilbao&lt;br /&gt;--- Nov 6, 2009, Channel Zero, Ljubjana&lt;br /&gt;--- Nov 7, 2009, Club to Club Festival Turin / Torino&lt;br /&gt;--- Nov 12, 2009, Tube Klub Salzburg, Salzburg&lt;br /&gt;--- Nov 14, 2009, Festival Zikaponium Pontarlier&lt;br /&gt;--- Nov 21, 2009, Subdivision @ El Tren Granada&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i haven't launch my website yet, but you are all welcome to see the temporary interface made by my friend from puredesign, Arief Darmawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.novaruth.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;write more later!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-4927154411009466691?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/4927154411009466691/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/more-to-go.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/4927154411009466691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/4927154411009466691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/more-to-go.html' title='More to go'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-8405822382279015280</id><published>2009-09-17T01:28:00.000-07:00</published><updated>2009-09-17T11:37:49.072-07:00</updated><title type='text'>Bike ride conversations in Pays-Bas</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/3928584440/" title="my hat on a bike, Amsterdam by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3037/3928584440_fa6f6f2504.jpg" width="281" height="500" alt="my hat on a bike, Amsterdam" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;:: Nova's fuzzy hat on a bike in AMS&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tell me one good reason for not being politically aware. While what I see in between countries is a huge different with my so-called rich country (Indonesia). If you are here with me and open your eyes as wide as mine, you probably will questioned, where all those oil, gas, endless padi field for all season goes? It might be shipped to other part of the world with big fat corrupted money, or might be burned with the lack of awareness of the destruction of nature by human - the most dangerous creature on earth. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I'm in Holland. The root of longest colonizer of Indonesia. It's been 350 years in captivity, made my anarchist friend in Amsterdam, Grrrt, expressed his guilty feeling about the history between us, as nations.. In one conversation while he played Indonesian street's music record - I was laughing at the lyric because it said about a girl begging a guy to kiss her after their long relationship (with no physical activity) - he said, he need a good reason to come to Indonesia. Otherwise it'll be just a bullshit touristic thing to do. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pays-Bas, that's how we call it in French. It means "the land below" (the sea surface). This country is so small that you can go to one city to another in one hour train. I don't know why I want to forget about this grudge we have because of the past. Somehow I couldn't generalize anything anymore. Even in one most corrupted country, you will find a true good friend that maybe could give you a good book to read to continue your long trip.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Stop by in Rotterdam before a big gig in Tilburg, finally met some true friends I haven't met for years. It's Marc (www.onemannation.com) from Singapore and Cedrik (http://www.myspace.com/cdrk) from Belgium. More good friends also around, but Marc and Cedrik are the people who still keep in touch with me through the unrealist media called internet. Finally we could go back to the nice memory of underground scene in Indonesia. Finally talk about some more old friends we were all knew. Finally we talked about big mice in Jakarta. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I had a nice bike ride in both cities. Stopped a while beside a huge river in Rotterdam during my bike ride with Marc and talked about my sad emotional and personal thing that happen recently, and then we rode our bike again, through the amazing tunnel only for bikes, realized that life must go on... sometimes hardly.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/3928584934/" title="Erasmus bridge, Rotterdam by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2603/3928584934_e175ec034f.jpg" width="500" height="281" alt="Erasmus bridge, Rotterdam" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: with Marc, Erasmus Bridge&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-8405822382279015280?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/8405822382279015280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/bike-ride-conversations-in-pay-bas.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8405822382279015280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8405822382279015280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/bike-ride-conversations-in-pay-bas.html' title='Bike ride conversations in Pays-Bas'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3037/3928584440_fa6f6f2504_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-8757691803108077932</id><published>2009-09-13T12:44:00.000-07:00</published><updated>2009-09-13T14:22:44.683-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='numusic'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='norway'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filastine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='stavanger'/><title type='text'>to me is like an anthropology experience</title><content type='html'>Stavanger, Norwegia. Mungkin energi dari air yang membuat kami merasa lebih tenang. Festival yang diadakan di pinggir pantai dalam gedung bekas entah pabrik apa itu, membuat salah satu penonton mengatakan, "penampilan kalian adalah pertunjukan terbaik tahun ini!". Tapi kami kurang yakin. Jangan-jangan karena memang tidak terlalu banyak acara diadakan di sini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tur Norwegia dengan formasi benar-benar baru kali ini juga membawa kami ke pengalaman benar-benar baru pula. Tur musik kami ubah menjadi tur-istic day. Kami memutuskan untuk pergi ke Fjord. Fjord adalah air laut yang masuk sangat jauh ke daratan. Di sekitarnya terdapat tebing-tebing yang menantang langit. Sungguh indah. Kami ditemani oleh Petre yang akhirnya mengambil foto dari kami bertiga. Formasi Filastine yang tidak biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada makan malam di apartemen Petre, barulah kami tahu terdapat banyak warga negara Eropa yang semuanya menggunakan bahasa "internasional" - inggris - yang bekerja untuk perusahaan minyak besar di Stavanger. Seperti di Indonesia? Balikpapan? Batam? Soroako? Atau malah Freeport? Seperti di kebanyakan tempat, ketika sebuah tempat dirusak dan digali habis sumber dayanya, orang lokal tidak akan terlalu peduli akan uang tebal yang disediakan oleh para inverstor dan pengusaha. Mungkin karena itu lebih banyak orang dari luar daerah diperkerjakan? Tidak perlu merasakan romantisme lokal yang ketika hilang mungkin akan menimbulkan kesedihan yang mendalam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/3916170495/" title="Fjord-Norway by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm4.static.flickr.com/3422/3916170495_5bfc8af5b7.jpg" width="500" height="333" alt="Fjord-Norway" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;:: Nova Ruth, Grey Filastine, Amelie Bouard&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-8757691803108077932?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/8757691803108077932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/to-me-is-like-anthropology-experience.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8757691803108077932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/8757691803108077932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/to-me-is-like-anthropology-experience.html' title='to me is like an anthropology experience'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm4.static.flickr.com/3422/3916170495_5bfc8af5b7_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-2134416638667707027</id><published>2009-09-07T10:47:00.000-07:00</published><updated>2009-09-07T10:51:19.961-07:00</updated><title type='text'>Pertama mendarat di tanah Eropa</title><content type='html'>Ditengah menahan gatal di muka karena perbedaan udara, detail desain bangunan Eropa tampak sungguh indah, hingga pertanyaan yang terbesit adalah, "apa yang ada di balik semua keindahan tersebut?".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat keadaan Indonesia, saya paham mengapa semua mengatakan bahwa kita tertinggal puluhan tahun di belakang negara dunia pertama, meski tak banyak orang tahu bahwa standar berfikir dan berstrategi kita sebagai Indonesia tak kalah jauh JIKA dan hanya JIKA kita dapat menyadarinya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kereta api yang begitu mudah dipahami, sungguh beda dengan naik KRL Depok-Jakarta. Lalu muncul lagi di benak saya, "pasti seluruh pendatang di Jakarta tidak mungkin menemui kesulitan dengan jelasnya arah dan penjelasan yang terpampang di sudut-sudut stasiun". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara otot-otot perut menahan dingin, 2 panggung di dua negara, Perancis (Strassburg) dan Swiss (Genewa) sedikit menghangatkan tubuh. Bergerak, menyanyi dan omelan berbahasa Indonesia yang meski penonton tidak mengerti, mereka melontarkan kata "salut" pada akhir pertunjukan sungguh membantu mengatasi udara di utara katulistiwa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pantat saya telah mendarat di Lyon (Perancis) untuk beberapa hari. Sedikit beristirahat dan menikmati adzan samar-samar yang tidak bisa di dengar di sebagian besar Eropa. Sedikit tentang Lyon.. di sini terdapat komunitas muslim terbesar di Perancis. Anda bisa bau aroma kebab di tiap sudut jalan kecil berbatu yang indah menuju katedral yang besar.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.flickr.com/photos/novaruth/3896549697/" title="Lyon from Plateu by novaruth, on Flickr"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2658/3896549697_eea669bd18.jpg" width="500" height="281" alt="Lyon from Plateu" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-2134416638667707027?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/2134416638667707027/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/pertama-mendarat-di-tanah-eropa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/2134416638667707027'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/2134416638667707027'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/09/pertama-mendarat-di-tanah-eropa.html' title='Pertama mendarat di tanah Eropa'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2658/3896549697_eea669bd18_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-4159395269029752572</id><published>2009-08-26T21:48:00.000-07:00</published><updated>2009-08-26T21:49:18.090-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='nova'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='filastine'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='europetour'/><title type='text'>On tour FIlastine w/ Nova</title><content type='html'>we might be bestfriends, or you might be the person who said to other friends about my music, or the person who said, "Nova should go to Australia for Gang Fest", or said, "i listen to Twinsista since 2003", or, "Nova you forget people's names. you are too rockstar", or a person who made a short nice profile in newspaper, or who ever be my flatmate, or person who wait for 3 months for my visit and meet in some coffee shop and talk for hours. all those opinions and conversations i never forget are my inspiration to keep on moving, writing and performing. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;i'll be in Europe to join Filastine's tour. i'll be rappin my mind that i might not talk about over coffee. spread this small update to other Europe friends so i can make more friends too :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;you can also find my schedule in &lt;br /&gt;:: www.myspace.com/novatwinsista&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--- Sept 4, 2009, at Festival du Lardon, Hipsheim, Alsace (France)&lt;br /&gt;--- Sept 5, 2009, at Festival la Batie, Geneva (Switzerland)&lt;br /&gt;--- Sept 11, 2009 at The Villa Club, Oslo (Norway)&lt;br /&gt;--- Sept 12, 2009, at Numusic Festival, Stavanger (Norway)&lt;br /&gt;--- Sept 18, 2009, at ZXZW Festival, Tilburg (Netherlands) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;how i perform with Filastine? (some of you maybe already seen this)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;object width="400" height="300"&gt;&lt;param name="allowfullscreen" value="true" /&gt;&lt;param name="allowscriptaccess" value="always" /&gt;&lt;param name="movie" value="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=5026100&amp;amp;server=vimeo.com&amp;amp;show_title=1&amp;amp;show_byline=1&amp;amp;show_portrait=0&amp;amp;color=&amp;amp;fullscreen=1" /&gt;&lt;embed src="http://vimeo.com/moogaloop.swf?clip_id=5026100&amp;amp;server=vimeo.com&amp;amp;show_title=1&amp;amp;show_byline=1&amp;amp;show_portrait=0&amp;amp;color=&amp;amp;fullscreen=1" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" allowscriptaccess="always" width="400" height="300"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/object&gt;&lt;p&gt;&lt;a href="http://vimeo.com/5026100"&gt;Filastine with Nova &amp; ECD live in Tokyo&lt;/a&gt; from &lt;a href="http://vimeo.com/user1004406"&gt;Grey Filastine&lt;/a&gt; on &lt;a href="http://vimeo.com"&gt;Vimeo&lt;/a&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-4159395269029752572?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/4159395269029752572/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/08/on-tour-filastine-w-nova_26.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/4159395269029752572'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/4159395269029752572'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/08/on-tour-filastine-w-nova_26.html' title='On tour FIlastine w/ Nova'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1473085517919699234.post-3280224904119257436</id><published>2009-08-26T01:36:00.000-07:00</published><updated>2009-08-26T02:11:39.015-07:00</updated><title type='text'>Eropa, aku datang!</title><content type='html'>Melihat, merasa, menganalisa lalu merespon. Bukan berarti negara indah dengan berbagai budaya yang semakin lama dikuras oleh negara tetangga ini kuabaikan. Bahasa, gerak tubuh dan budaya kan kubawa ke negeri nun jauh di sana. Agar semua melihat, merasa, menganalisa lalu merespon pula akan apa yang kan kubagi. Tak akan ku marah, atau mencaci, meski bahasa ku sendiri kan kujunjung tinggi, di atas panggung negeri mimpi. Teman, aku pergi sejenak. Menyelami penarasanku yang takkan kunjung henti jika tak sentuh dan kupahami. Ke Eropa. Yang tampaknya indah dari media 13 inci.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1473085517919699234-3280224904119257436?l=novaruth.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://novaruth.blogspot.com/feeds/3280224904119257436/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/08/eropa-aku-datang.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3280224904119257436'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1473085517919699234/posts/default/3280224904119257436'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://novaruth.blogspot.com/2009/08/eropa-aku-datang.html' title='Eropa, aku datang!'/><author><name>Nova Ruth</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13583295126680563836</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='21' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/-gEdAmoB6jvc/TW9h_8H2JYI/AAAAAAAAAGw/KKnbmRCoIBU/s220/img_9269.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
